Senin, 05 Juni 2017

Trauma pasca melahirkan

ini sebuah cerita seorang klien wanita umur 28 tahun yang baru dikaruniahi seorang putri berumur 3 bulan. datang ke klinik untuk terapi. kita sebut beliau dengan Ina
dari wawancara awal, setelah saya menjelaskan ruang lingkup manfaat hipnoterapi untuk prenatal-natal dan post- natal dan mengetahui latar belakang dari klien saya mulai terapi.
kebetulan saya ingin mengukur tingkat emosinya nama saya gunakan EEG dan melihat dari laptop seberapa tingkat stress dari Ina, dan nampak rentang gelombang beta yang tebal ( high beta dan low beta) dan minimnya gelombang alpha. saya tidak melakukan diagnosa, saya gunakan EEG tidak lebih dari 90 : 1 klien dan hanya pada klien khusus.
saya mulai mengajaknya menurunkan gelombang otaknya hingga somnambulism dan nampak psycofisologi : adanya REM, tubuh mulai hangat dan wajah nampak sangat tenang, disisi lain EEG menujukkan gelombang alpha-tetha juga muncul dengan baik, high beta mulai berkurang. ini pertanda somnambulism terpenuhi dan kondisi klien cukup dalam untuk dilakukan terapi.
hipnoterapi adalah seni untuk menyembukan dari dalam dan terapi ini berpusat pada klien  – client centered hypnotherapy.
dimulai dengan prosedur direct suggestion dan positif imagery.
lalu menemukan masalah postnatal sindrom ini dari pristiwa dimana dia merasa sendiri pasca melahirkan dan tidak dibutuhkan oleh suami dan keluarga. bahkan sebenarnya dalam hati dia merasakan ingin merasakan dicintai oleh suami.
saya bantu klien mengalami abreaksi, abreaski adalah luapan emosi yang sangat kuat, hal ini terlihat di EEG adanya gelombang high beta dan alpha-tetha yang berresonansi tidak terkendali. dengan hipnoterapi saya bantu mengalami secara bertingkat, hingga akhirnya ditemukan pristiwa yang sesungguhnya dan mengeduksi pikiran bawah klien hingga gelombang otaknya sangat tenang dan muncul alpha – tetha -delta yang berkolaborani unik. disini klien sudah mampu tersenyum dan dalam kondisi hipnosis merasakan syukur.
“saat pikiran dasar dan pikiran bawah sadar terjadi konflik, maka yang menang adalah pikiran bawah sadar, karena perbandingan kekuatan pikiran sadar 10 , dan pikiran bawah sadar 90.”

https://budiprasetyanto.com/2017/05/21/trauma-pasca-melahirkan/

klinik konsultasi dan terapi hipnosis dan hipnoterapi di Blitar | 085234488618

Apakah anda mengalami permasalahan yang terkait dengan psikologis, mental & emosional seperti trauma,phobia, stress dll yang disebabkan...